Laman

Thursday, May 23, 2013

Misi 'Berani Mati' ke Mars Bukan untuk Anak-anak

Berita dan Informasi Teknologi Terbaru berbagi informasi tentang "Misi 'Berani Mati' ke Mars Bukan untuk Anak-anak". Informasi tersebut dikumpulkan dari sumber yang disebutkan di bawah artikel. Info tentang "Misi 'Berani Mati' ke Mars Bukan untuk Anak-anak" layak Anda baca baik sebagai infomasi maupun penambah pengetahuan Anda.

Misi 'Berani Mati' ke Mars Bukan untuk Anak-anak

VIVAnews - Mars One, perusahaan asal Belanda menggagas misi pengiriman awak ke Mars. Ada empat awak "beruntung" yang akan dikirim bertamasya ke Planet Merah itu pada tahun 2018 mendatang.

Di luar dugaan, sejak Mars One membuka pendaftaran bagi orang-orang yang mau berangkat ke Mars pada 21 April 2013 lalu, sudah ada 80.000 orang yang mendaftar, sebagaimana dilansir Space, 23 Mei 2013.

Namun, CEO Mars One, Bas Lansdorp menegaskan bahwa misi ini tidak ditujukan untuk anak-anak. Mars One hanya mengirimkan orang-orang yang memiliki tanggung jawab besar.

"Orang-orang itu sadar akan hidup di lingkungan yang sangat berbahaya. Mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa bertahan hidup," kata Lansdorp.

Sampai saat ini, banyak ahli-ahli medis yang mengaku belum mengetahui apakah manusia bisa bertahan hidup, hamil, dan melahirkan di tingkat gravitasi yang rendah. Belum lagi tingkat radiasi di Mars diketahui sangat tinggi dan berbahaya bagi manusia.

Persiapan Mars One

Perusahaan asal Belanda ini sangat serius mewujudkan rencananya mendaratkan manusia di Mars. Mars One akan mendaratkan kendaraan robotik di Mars untuk menemukan lokasi yang tepat untuk manusia.

Kendaraan robotik itu akan melakukan misi mencari sumber air untuk mendukung kehidupan dan pertanian. "Setelah semuanya telah ditemukan. Selanjutnya, kami siap mengirimkan empat awak lagi ke Mars pada tahun 2023," kata Lansdorp, saat presentasi mengenai update rencana Mars One.

Mars One pun telah bekerja sama dengan Paragon Space Development Corp, untuk menyiapkan sistem pendukung kehidupan bagi manusia, seperti logistik, pakaian, dan lainnya. "Kami senang telah mendapatkan mitra pertama dalam usaha mewujudkan rencana Mars One," ujar Lansdorp.

Seperti diketahui, proyek monumental Mars One ini akan menelan biaya yang tidak kecil, sebesar US$6 miliar atau setara Rp58,2 triliun, untuk mengirimkan empat awak ke planet Mars.

Untuk mendapatkan biaya sebesar itu, Mars One akan menawarkan video reality show ke televisi-televisi di seluruh dunia mengenai kehidupan para awak di Mars dan setiap pendaftar akan dikenakan biaya administrasi.

Sumber: teknologi.vivanews.com/news/read/415242-misi--berani-mati--ke-mars-bukan-untuk-anak-anak

Semoga informasi tentang "Misi 'Berani Mati' ke Mars Bukan untuk Anak-anak" di atas bermanfaat bagi Anda.

No comments:

Post a Comment